SuaraPantura.com - Ratusan mahasiswa dari kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) terjerat pinjaman online (pinjol) capai ratusan rupiah.
Mereka tertarik pinjaman online ini karena iming-iming investasi bisnis dengan keuntungan yang menggiurkan.
Dalam hal ini Kepala Biro Komunikasi IPB University Yatri Indah Kusumastuti mengatakan kasus penipuan investasi dengan motif pinjol bermula dari kerja sama untuk membesar usaha penjualan online.
Para mahasiswa IPB yang menjadi korban ini diminta meminjam uang ke pinjol sebagai modal investasi. kata Yastri Senin 14 November 2022.
Saat ini pihak kampus IPB tengah mendata siapa saja yang menjadi korban. Bahkan, kampus menyiapkan bantuan hukum jika diperlukan.
"Saat ini melalui para wakil dekan kami sedang mengumpulkan data dan melakukan crosscheck serta mendalami informasi yang kami peroleh," Kata Yatri.
Hingga kini, ada ratusan mahasiswa IPB yang terjerat pinjol tersebut, sampai saat ini tercatat sekira 126 mahasiswa IPB yang terjerat pinjol bermodus investasi usaha.
Sejumlah mahasiswa yang terjerat pinjaman online mengaku hingga didatangi penagih utang ke rumahnya.
Tagihan pinjaman online (pinjol) nilainya berkisar Rp 3 juta - 13 juta untuk penjualan online yang ternyata tidak menguntungkan.
Diduga mahasiswa IPB terpengaruh oleh kakak tingkatnya untuk masuk ke grup WhatsApp usaha penjualan online.
Mereka diminta investasi ke usaha tersebut dengan keuntungan 10 persen per bulan dan meminjam modal dari pinjaman online.
Seiring berjalannya waktu, keuntungan tidak sesuai dengan cicilan yang harus dibayarkan kepada pinjaman online hingga para mahasiswa mulai resah saat ditagih Debt Collector dan sebagiannya kini berinisiatif melapor ke Polresta Bogor Kota.
Untuk membaca berita Suara Pantura lainnya silahkan klik BACA BERITA.***