SuaraPantura.com - Media sosial TikTok @adytrieky mengunggahan sebuah video fenomena langka dimana dalam video tersebut memperlihatkan ribuan ikan naik ke darat pertanda apa ini?.
Pantauan dari akun TikTok @adytrieky, unggahan tersebut telah diupload 1 hari yang lalu. Hingga Rabu, 20 Oktober 2022, pukul 20:22 WIB, postingan @adytrieky sudah ditonton 3000 penonton dan 22 komentar.
Fenomena ribuan ikan naik ke darat terjadi di Pantai Mutiara, Jakarta Utara dan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu pada siang hari.
Apa yang sebenarnya akan terjadi? kenapa ribuan ikan naik ke darat?
Menanggapi video fenomena ikan naik ke darat, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena tersebut bukan tanda terjadinya gempa.
"Banyak faktor di antaranya faktor kesuburan perairan, angin dan arus laut. Tidak ada hubungannya dengan akan terjadinya gempa ya," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo Rabu 30 November 2022.
Eko menyatakan bahwa secara tak kasat mata, angin laut telah mendorong ikan-ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
Masyarakat dihimbau untuk tidak panik adanya fenomena ikan naik kedaratan, hal itu dapat terjadi pula pada ikan-ikan yang lebih besar seperti paus ataupun lumba-lumba.
Sebab, terdapat kemungkinan bahwa dorongan angin yang membawa ikan-ikan kecil menarik perhatian ikan yang lebih besar untuk mencari makanan sesuai dengan rantai makanannya.
Fenomena ikan naik ke darat ini rupanya tak hanya terjadi di Pulau Seribu. Di Pantai Mutiara, Jakarta Utara ikan-ikan naik ke daratan dalam jumlah besar di sekitar pantai.
Melihat postingan video TikTok tersebut, warganet banyak memberikan Komentar dan pendapatnya:
"ini merupakan fenomena upwelling, apa itu? upwelling adalah pergerakan massa air bersuhu dingin dan kaya akan nutrisi dari kedalaman laut menuju ke permukaan" ucap @hesty1000
"kode alam" ucap @uncle_bowbow
"capek ikanya berenang mulu, jadi naik ke daratan buat berjemur" kata @an_eii
"gak perlu capek-cape mancing itu" kata @dewi_maulana31
Untuk membaca berita Suara Pantura lainnya silahkan klik BACA BERITA.***