SuaraPantura.com - Upaya tegas dilakukan Polda Jateng terkait maraknya para penambang ilegal di lingkup wilayah Jawa Tengah.
Polda Jawa Tengah akan menindak semua pelanggaran pada semua unsur yang tidak memiliki izin penambangan.
Selain itu, Polda Jawa Tengah bersama dengan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah juga membentuk Satgas Puser Bumi yang dengan mudah bisa diakses oleh masyarakat, untuk melaporkan kegiatan penambangan liar yang dilakukan oleh oknum maupun masyarakat sipil.
Hal ini ditegaskan oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abioso Seno Aji yang menyatakan akan menindak tegas semua pelanggaran pada semua unsur yang tidak memiliki izin penambangan.
" Dari awal kami sudah menegaskan, bahwa masyarakat yang ingin memiliki sebuah usaha khususnya dalam hal penambangan, lengkapi dulu perizinannya," ujarnya.
Sebelumnya tambang ilegal ramai menjadi sorotan usai Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut ada beking tambang ilegal di Klaten.
Awalnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi unggahan seorang netizen di media sosial Twitter soal tambang ilegal di Klaten, Jawa Tengah. Gibran menyebut sudah pernah mendapatkan keluhan serupa.
"Mas.. sampe kan ke pak @jokowi untuk menindak tambang pasir ilegal yang ada di Kab. Klaten," tulis akun tersebut.
Gibran pun merespons keluhan akun Twitter tersebut. Menurutnya, aktivitas tambang ilegal tersebut dibekingi oleh sosok yang mengerikan. Bahkan, Bupati Klaten pun kerap kali mengeluh padanya.
"Ya pak. Ini bupati juga beberapa kali mengeluh ke saya. Backingan nya ngeri," cuit Gibran melalui akun Twitter @gibran_tweet.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyebut ada beking besar di sana. Maka ia meminta penegak hukum harus tahu posisinya untuk menegakkan keadilan.
***