SuaraPantura.com - Setelah Permenaker pada 18 November 2022 dirilis, Gubernur wajib menetapkan UMP dan diumumkan paling lambat pada 28 November 2022. Sementara itu UMK atau UMR 2023 harus ditetapkan dan diumumkan paling lambat tanggal 7 Desember 2022.
Penetapan UMK Bekasi 2023, UMK Cikarang 2023, atau UMR Cikarang 2023 ini disesuaikan dengan berbagai faktor seperti inflasi dan data ekonomi lainnya di setiap daerah.
UMP dan UMK 2023 seharusnya menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang menggunakan penambahan inflasi dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) serta ada koreksi batas atas, dan batas bawah.
Aturan kenaikan UMK 2023 atau UMR 2023 ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2023.
Diketahui, dewan pengupahan menetapkan UMK Kabupaten Bekasi 2023 atau UMR Cikarang 2023 sebesar Rp5.137.575 atau naik 7,2 persen.
Perhitungan Kenaikan UMK Cikarang 2023 atau UMR Cikarang 2023
Berikut ini perhitungan UMK atau UMR Cikarang 2023 termasuk jika naik 7,2 persen.
UM 2023 (t+1) = UM 2022 (t) + (Penyesuaian Nilai UM x UM (t)).
UM (t+1) = Rp 4.791.844 + (7,2 persen x Rp 4.791.844)
UMK (t+1) = Rp 4.791.844 + Rp 345.013
UMK (t+1) = Rp 5.136.857
Jadi UMK Cikarang 2023 atau UMR Cikarang 2023 menjadi Rp 5.136.857
Cara yang sama bisa diterapkan juga untuk menghitung UMK 2023 atau UMR 2023 di kota atau kabupaten lainya.
Tercatat 9 kota dan 18 kabupaten di Provinsi Jawa Barat memiliki angka UMK atau UMR sendiri. Sehingga semua kota maupun kabupaten di Jawa Barat tidak menggunakan angka UMP Jawa Barat atau UMR Jawa Barat sebagai angka UMK nya.
Demikian informasi lengkap UMK UMR atau UMP Cikarang 2023 dan rencana perhitungan kenaikan UMK atau UMR Cikarang jika naik 7,2 persen.***