SuaraPantura.com - Jaringan Advokasi Tambangv(Jatam) bongkar jejak polisi dibalik Industri tambang.
Hal ini disampaikan organisasi ini melalui media sosial mereka di instagram @jatamnas.
SuaraPantura.com - Jaringan Advokasi Tambangv(Jatam) bongkar jejak polisi dibalik Industri tambang.
Hal ini disampaikan organisasi ini melalui media sosial mereka di instagram @jatamnas.

Belakangan ini, publik dihebohkan dengan video Ismail Bolong, mantan personel Polres Samarinda, yang mengaku menyetor dana miliaran ke sejumlah petinggi Polri dari hasil tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Menurut Jatam, Jejak buruk polisi dalam pertambangan, sesungguhnya tak hanya sebatas pada tambang-tambang ilegal. Tetapi, juga dalam tambang-tambang legal, milik perusahaan.

" Salah satu pola yang sering digunakan adalah dengan memanfaatkan kewenangan dan perangkat hukum untuk memberikan perlindungan bagi operasi perusahaan sekaligus melumpuhkan perlawanan warga. Seperti di Pulau Wawoni, Sulawesi Tenggara; Pulau Sangihe, Sulawesi Utara; Dairi, Sumatera Utara; Wadas dan Rembang, Jawa Tengah." Tulis akun @jatamnas seperti dikutip Suara Pantura pada 4 Desember 2022.
***
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!