SuaraPantura.com - Pihak Kepolisian bergerak cepat usai maraknya ulah para gangster yang meresahkan masyarakat Surabaya dan sekitarnya.
Aparat gabungan berpatroli ke sejumlah titik. Mulai dari Jalan Dharmahusada, Arif Rahman Hakim, Mulyorejo, Sutorejo, Lebak Jaya, hingga Gubeng, Surabaya pada 4 Desember 2022 dinihari.
Tim gabungan kemudian menemukan 12 orang untuk diamankan karena membawa senjata tajam. Seluruhnya langsung digelandang ke Mapolrestabes Surabaya.
Sebelumnya, Aksi para kelompok Gangster di Surabaya meresahkan masyarakat. Wilayah Surabaya pun kini dinyatakan darurat Gangster.
Kelompok Gangster tersebut terdiri dari anak-anak ABG bersenjatakan celurit dan sajam lainnya.
Sepanjang November hingga Desember kelompok gangster tersebut tercatat telah membuatvonar dan menyerang masyarakat di beberapa titik.
Pada tanggal 27 November 2022, Gangster tercatat melakukan penyerangan di Pos Jaga Perumahan elite di Surabaya Timur.
Yang terakhir, pada tanggal 2 Desember 2022 Gangster kembali beraksi serang Warkop Kriwul.
Para pelaku yang mengendarai motor sambil membawa senjata tajam menyerang Warung Kopi Kriwul pada Jumat 2 Desember 2022 dini hari. Peristiwa itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Gangster itu kemudian mengacak-acak warkop tersebut. Pengunjung yang kaget kemudian berlarian. Sejumlah barang milik salah satu pengunjung, seperti ponsel dan tas kerja juga dilaporkan dirampas.
Setelah menyerang warkop, gangster itu kemudian dicegat penduduk sekitar yang membawa tongkat bambu dan kayu.
Setelah dikejar, 12 orang anggota dari gangster tersebut ditangkap warga sekitar di tiga tempat berbeda. Tak lama, anggota Polsek Sukolilo langsung melakukan pengamanan datang ke lokasi.
Saat ditangkap, gangster tersebut didapati membawa sejumlah senjata tajam dan bambu. Para pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Sukolilo.
***