Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Polisi di Kalimantan Tengah Ini Disiksa, Dikeroyok, Hingga Ditembak Mati, Pelakunya Ternyata Kelompok Ini

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Seorang Polisi bernama Aipda Andre Wibisono tewas usai disiksa, dikeroyok hingga ditempak oleh sekelompok orang.

Aipda Andre Wibisonoerupakan anggota polisi dari Polda Kalimantan Tengah.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro menjelaskan pada tubuh korban terdapat sejumlah luka sayatan dan tembakan senjata airsoft gun.

"Korban meninggal di lokasi, hasil visum ada 9 titik luka akibat dikeroyok, untuk motifnya masih didalami, pelaku masih diperiksa," ungkapnya.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Tak butuh waktu lama, personel Polda Kalteng berhasil meringkus tersangka penganiayaan dan pembunuhan terhadap Aipda Andre Wibisono.

Dari sepuluh orang itu, enam orang di antaranya kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara, kata dia, empat orang terduga pelaku lainnya masuk daftar pencarian orang atau buron.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

“Enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu, yakni, Suhaili (52) warga Jalan Pinus induk, Nopriansyah alias Tengkong (29) warga Jalan Kalimantan, Baidi alias Japang (29) warga Jalan Rindang Banua, Adi alias Tikus (43) warga Jalan Kalimantan, M. Iqbal alias Bal Tumbal (27) warga dr. Murjani, dan terakhir Akhmad Laksa warga Jalan Rindang Banua,” Jelas Eko.

Selain itu barang bukti parang, gotri, linggis, dan kayu diamankan pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap misteri motif penganiayaan yang berujung kematian.

Kedelapan pelaku tersebut diringkus di tempat kejadian perkara, Jalan Rindang Banua Kampung Ponton, Palangkaraya.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Bahkan polisi pun membakar gubuk-gubuk yang diduga menjadi sarang narkotika.

Sementara ini Polisi masih mendalami motif komplotan bersenjata yang membunuh Aipda Andre Wibisono tersebut.
***

Tags:
#dikeroyok#polisi#polda#kalimantan tengah#pelaku#disiksa#kelompok bersenjata#ditembak mati#aipda andre wibisono
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…