SuaraPantura.com - Sebuat mobil ambulans anggota NasDem DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, yang lawan arah di puncak pada Jumat 23 Desember 2022 diberhentikan polisi.
Diketahui ambulans anggota NasDem lawan arah di puncak bernopol B1489KUP bersticker Ahmad Lukman Jupiter diberhentikan polisi saat menggelar operasi Lilin Lodaya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Saat diberhentikan polisi, sopir ambulans NasDem milik Ahmad Lukman Jupiter yang lawan arah di puncak itu mengaku akan membawa bantuan ke Cianjur.
Menanggapi kejadian tersebut Ahmad Lukman Jupiter mengungkapkan rasa kekecewaanya setelah mengetahui kejadian tersebut.
"Kebetulan saya lagi sakit, katanya jam 2 siang saya baru bangun. jadi ada acara internal staf saya beserta tim, acaranya ke Grand Cempaka, Puncak," katanya saat dihubungi.
"Kemudian sopir itu dia bawa ambulans tanpa sepengetahuan saya. Saya agak kecewa juga, kaget juga kok bawa ambulans kemudian tidak tertib lalin. Saya kaget dan kecewa," lanjutnya.
Jupiter mengakui bila sopir tersebut memang kerap membantunya mengoperasionalkan ambulans. Sebagai contoh, ketika ada warga yang sakit maupun warga meninggal.
"Saya kan tanya, kenapa kok sampe lawan arus? Jadi kayaknya dia, mungkin karena satu arah dia gak tau ngelawan arus. Mungkin ini juga baru pertama, jarang kegiatan di Bogor baru kali ini. jadi nggak ngerti arus lalin di sana. Yang jelas nanti sopir yang bawa ambulans ini akan saya tegas dan berikan sanksi," pungkasnya.
Sebelumnya, Polisi menemukan kejanggalan pada iring-iringan rombongan ambulans lawan arah ini, sehingga petugas yang sedang menggelar operasi menghentikan ambulans.
Awalnya sopir ambulans mengatakan membawa bantuan untuk korban gempa di Cianjur.
Namun saat polisi memeriksa isi ambulans NasDem yang lawan arah di puncak tersebut, ternyata berisi empat orang di dalam ambulans.
"Setelah didalami ternyata ambulans tersebut membawa barang untuk digunakan family gathering salah satu pengurus partai," ungkap Kanit Turjawali Lantas Polres Bogor, Ipda Ardian.
Selain empat orang dalam ambulans, polisi juga menemukan perlengkapan dan barang-barang untuk family gathering.***