SuaraPantura.com - Kabar Rian Mahendra keluar dari PO Haryanto sudah tersebar luas di media sosial. Pria yang dikenal sebagai Direktur Operasional PO Haryanto ini menyatakan telah keluar dari perusahaan PT Haryanto Motor Indonesia.
Tentunya hal ini mengagetkan para Mania bus yang selama ini mengikuti perjalanan Rian Mahendra dan PO Haryanto. Terlebih, dia putra tertua pemilik perusahaan Haji Haryanto.
Kabar ini diungkapkan Rian Mahenda di kanal YouTube PO Haryanto Official. Sempat menghilang dari media sosial selama 5 bulan, Rian Mahendra mengatakan, per 22 Juli 2022 dirinya sudah tidak lagi menjadi bagian dari PO Haryanto. Tugasnya mengembangkan perusahaan sudah selesai.
Sejak Rian Mahendra membuat klarifikasi di media sosial YouTube PO Haryanto Official bahwa dirinya keluar dari PT Haryanto Motor Indonesia banyak isu yang beredar sudah ada orang yang akan mengganti Rian Mahendra di PO haryanto.
Dalam tayangan YouTube milik Dewi Syafiq ada wajah yang tak asing lagi di kalangan Mania bus khususnya Haryanto Mania. Video yang diunggah pada Kamis 29 Desember 2022 ini sudah di tonton 18 ribu kali dan 360 komentar.
Dalam videonya mereka akan membahas project yang akan dijalani ditahun 2023, dan kabarnya akan dimulai dibulan Februari 2023.
Sosok tersebut bernama Mas Ruri, beliau adalah pendiri Haryanto Mania sejak 2009 PO Haryanto, dan rencananya akan mengerjakan project Family Ghatering PO Haryanto Mania ke 13.
"Saya datang kesini rencana mau ketemu mas Agus (adik Rian Mahendra yang ke 2) mau membahas acara Family Ghatering Haryanto Mania ke 13, untuk lebih lengkapnya nanti diinfoin mas" ucap mas Ruri dalam videonya.
Klarifikasi juga disampaikan oleh mas Syafiq pemilik YouTube terkait keluarnya Rian Mahendra dari PO Haryanto yang diisukan akan menggantikan jabatan Rian mahendra.
"Menjawab pertanyaan dan kabar yang beredar dari teman2 Mania semua yg menyebutkan saya pengganti mas rian sebagai Direktur Operasional itu tidak benar, kami semua, mas Rian, mas Agus dan saya sendiri sudah punya tugas masing2 di Po Haryanto, dan saya masih tetap di bagian perawataan armada seperti sebelumnya terimakasih" ucap mas Syafiq.***