SuaraPantura.com - Ungkapan Nurcholis Madjid atau Cak Nun yang menyebut Luhut Panjaitan sebagai Haman ramai menjadi sorotan.
Nah berikut ini merupakan kisah Haman yang merupakan orang yang banyak mempengaruhi kepemimpinan Firaun.
Dalam kerajaan Fir'aun, Haman menempati beberapa posisi penting kerajaan sebagai mentri, penasehat raja (terutama bidang keagamaan), dan sebagai pelaksana proyek pembangunan menara.
Tentang Haman, Allah SWT telah menyebutnya secara eksplisit dalam banyak ayat dalam Alquran. Seperti pada surat Al Ghafir ayat 23-24 menjelaskan Haman, Firaun dan Karun mendustakan Nabi Musa.
Haman diperintah oleh Fir'aun untuk membuat menara yang akan digunakan Fir'aun untuk melihat "Tuhan Musa".
Pembuatan menara itu membutuhkan 50.000 pekerja dan belum termasuk tukang untuk membuat kuil-kuil.
Setelah pembangunan menara selesai, Fir'aun menembakkan panah dari puncak menara untuk mengalahkan Tuhan Musa.
Fir'aun berbohong kepada Musa bahwa Tuhannya telah mati dengan menunjukkan anak panahnya yang kembali telah berlumuran darah.
Menara itu kemudian dirobohkan oleh Jibril menjadi tiga bagian yang menewaskan hampir seluruh pekerja.
Haman jugalah yang menasihati Fir'aun untuk menolak misi keagamaan Musa. Pada peristiwa pelarian Bani Israel dari Mesir, Haman tenggelam bersama Fir'aun dan tentaranya.
***