SuaraPantura.com - Kejadian viral anggota Brimob bentak Babinsa TNI di Maluku terekam video dan tersebar di media sosial.
Dalam video tersebut nampak anggota Brimob bentak sambil nunjuk-nunjuk ke arah anggota Babinsa TNI.
Seperti yang diunggah akun TikTok @botolcaos2729, terlihat seorang anggota Brimob tak terima terhadap babinsa TNI AD sebagai pendamping desa.
"Hei kau maksudnya apa? Sekarang kau suruh masyarakat menghadang kita sekarang?" tanya anggota Brimob sambil menunjuk-nunjuk ke arah babinsa TNI AD.
"Saya tidak pernah larang, komandan," jawab babinsa TNI AD tersebut.
Peristiwa itu terjadi saat anggota Brimob tersebut ikut mengawasi kegiatan sweeping tromol oleh anggota Polres Buru dibawah pimpinan AKP Uspril Walter Funwebun pada Kamis, 2 Februari lalu.
Dilansir dari akun instagram @infokomando.official, disebutkan jika cekcok disebabkan lantaran anggota Polres Buru disebut merasa keberatan ketika prajurit Babinsa itu mengamil dokumentasi menggunakan ponselnya saat razia tromol berlangsung.
Tromol sendiri merupakan alat untuk memisahkan batu emas dan logam. Dalam cekcok tersebut, terdengar Serka Marjan sempat meminta agar anggota Polres Buru melakukan koordinasi dengan aparat desa tapi mendapat penolakan.
Setelah menyita tromol dari masyarakat, sekitar pukul 16.15 WIT anggota Polres Buru pun akhirnya membubarkan diri.
Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Malulu Kombes Pol M. Rum Ohoirat menyatakan pihaknya sudah saling berkordinasi dan hanya kesalahpahaman saja.
"Bapak Kapolda Maluku juga sudah berkoordinasi dengan Bapak Pangdam XVI/Pattimura, dan kejadian itu hanyalah kesalahpahaman saja, sudah diselesaikan kedua pihak," kata Rum.
Krdua belah pihak pun dikabarkan sudah saling meminta maaf.
Seperti yang diunggah dalam akun TikTok @patriotnusantara, tampak sebuah foto diunggah yang memperlihatkan anggota Brimob saling menggenggam tangan dengan babinsa TNI AD. Dalam narasinya disebutkan anggota Brimob yang membentak anggota TNI sudah dipertemukan oleh pimpinan masing-masing dan saling memaafkan.
"Brimob sudah minta maaf sama TNI semua karena salah paham atau miskomunikasi di lapangan," tulis akun tersebut.
***