SuaraPantura.com - Lantaran mengaku sakit hati harena persoalan gaji, 2 orang karyawan berinisial HK(21) dan MA (14) nekat membunuh bosnya sendiri.
Bos HK dan MA merupakan seorang wanita berinisial I (30) yang merupakan pengusaha Ayam goreng.
Usai ditangkap, kedua tersangka mengaku membunuh bosnya sendiri lantaran sakit hati persoalan gaji.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.
Menurutnya, para tersangka mengaku nekat membunuh bosnya sendiri lantaran sakit hati persoalan gaji. Namun begitu, kini polisi masih terus mendalami motif sesungguhnya dari kedua tersangka, mengingat keduanya juga menculi seorang bayi korban.
Kejadian karyawan bunuh bosnya ini bermula saat HK mengajak MA dan merencanakan pembunuhan terhadap korban.
Eksekusi kedua tersangka dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Februari 2023.
Pada saat itu korban yang baru datang ke ruko langsung menuju dapur, kemudian tersangka HK mengikutinya ke dapur.
Disitulah kemudian tersangka HK memukul kepala korban dengan tabung gas LPG 3 kg.
Akibat loka berat di bagian kepala, korban pun akhirnya meninggal.
Kedua tersangka kemudian kabur dengan membawa seorang bayi yang merpakan anak korban yang masih berusia 17 bulan.
Setelah dilakukan pengejaran, HK dan MA dapat ditangkap di daerah Subang, Jawa Barat, tepatnya di kawasan Jalan Pantura Sukamandi.
Kala itu, kedua pelaku baru diturunkan dari bus tujuan Yogyakarta karena kekurangan ongkos.
***