Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Aktivis Sedari Muda, Kisah Anies Baswedan : Dari Demonstran Hingga Gerakan Indonesia Mengajar

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Sosok Anies Baswedan ternyata merupakan seorang aktivis yang sering tergabung dalam pergerakan selagi muda.

Anies pernah menjadi ketua senat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam beberapa pergerakan menentang kebijakan.

Anies Baswedan saat kuliah di UGM Yogyakarta dikenal sebagai mahasiswa aktivis.

Dia aktif di kegiatan intra dan ekstra kampus. Di intra kampus pernah menjabat sebagai Ketua Senat tingkat Universitas, sedangkan di ekstra aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Salah satunya saat menyikapi perjudian yang dilegalkan atasnama Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB).

Anies bersama rekan-rekan sejawatnya ikut merancang demonstrasi menentang SDSB. Ia mengajak kawan-kawannya untuk menggerakkan massa.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

November 1993, Anies Baswedan bersama ribuan orang mahasiswa turun ke jalan menentang kebijakan yang dinilainya tidak tepat.

Jalan masuk, boulevard, Gelanggang Mahasiswa UGM, dan sekitarnya menjadi saksi perlawanan mahasiswa pada saat itu.

Selain itu, Selepas dari aktivitas di Senat Mahasiswa, di sekitar 1996-an Anies dan kawan-kawan aktivis di Yogyakarta mendirikan Center for Student and Community Development (CSCD).

Lembaga ini berkeliling mengembangkan dan mengadakan training kepemudaan di desa-desa tertinggal. Nama programnya adalah Program Pengembangan Pemuda Desa Tertinggal (PPDT) yang berbentuk training motivasi dan keterampilan di sekitar lima puluh desa di Kalimantan Timur, Jawa Tengah, dan berbagai wilayah lain.

Saat berkuliah di luar negeri pun Anies tetap mengikuti perkembangan di Indoneaia dan tetap menyikapi persoalan yangvterjadi di Indonesia.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Tahun 1998, saat itu pun turut melakukan demo untuk menurunkan Presiden Suharto dari jabatannya. Anies mengatakan, hal itu dilakukannya pada tahun 1998, ia masih berkuliah di Washington, Amerika Serikat.

Pada saat demo, Anies menuturkan, dia sama sekali tak mengetahui apa semua tuntutan dari mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat didengar. Mengingat ada perbedaan waktu yang cukup jauh antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Anies menambahkan, setelah berita lengsernya Suharto tersiar, ia sontak mereponsnya dengan menurunkan foto Suharto yang terpampang di Kedutaan Besar Indonesia di Amerika Serikat.

Selain aktif menyikapi kebijakan, Anies Baswedan juga konsen terhadap pendidikan. Ia dikenal sebagai pelopor Gerakan Indonesia Mengajar.

Anies melihat adanya ketidak merataan distribusi pendidikan di Wilayah Indonesia terutama tenaga pengajar yang mumpuni di daerah pedalaman.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Inilah yang kemudian menjadi latar belakang dirinya membangun gerakan Indonesia mengajar untuk mendistribusikan pendidikan yang merata ke seluruh Indonesia.

Gerakan Indonesia Mengajar merupakan sebuah lembaga nonprofit yang merekrut, melatih, dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda (PM) di Sekolah Dasar (SD) dan masyarakat selama satu tahun.

Anies Baswedan melanjutkan gerakan Indonesia Mengajar pada tahun 2009 untuk menjadi lebih dari sekadar program, tetapi sebagai gerakan untuk mengajak bersama masyarakat yang berikhtiar untuk ikut berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasi janji kemerdekaan.

Ide ini awal Indonesia Mengajar ini dari (alm.) Prof. Koesnadi Hardjasoemantri maka di pertengahan 2009 Anies mulai mengajak beberapa kawan seide untuk membentuk GIM dan mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia, bukan melalui seminar dan diskusi tetapi melalui program konkret mengirimkan sarjana terbaik Indonesia menjadi Guru SD di wilayah pedalaman Indonesia.
***

 

 

 

Tags:
#anies baswedan#aktivis#demonstran#kisah#gerakan indonesia mengajar
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…