SuaraPantura.com - Upaya memberdayakan masyarakat banyak caranya dari mulai memberikan pelatihan maupun memberikan penyuluhan berkaitan dengan program-program pemerintah atau perihal untuk mewujudkan masyarakat dan keluarga sejahtera.
Seperti yang dilakukan Dinas Pengendalian penduduk Keluarga dan Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal di PAUD Sakila Kerti Terminal, Kamis 7 April 2022.
Selaku Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Hubungan Anak DPPKBP2PA Kota Tegal Trismanto hadir sebagai tutor menyampaikan tentang pemberdayaan perempuan dan anak. Dalam materi penyuluhannya, bahwa sebagai orang tua harus bisa menyayangi dan memperhatikan hak-hak anak.
Sebab anak yang sudah dilahirkan memiliki kemampuan perkembangan yang luar biasa dengan dukungan sel-sel otak yang merespon secara cepat.
Karenanya anak usia dini merupakan usia emas untuk berkembang menjadi sosok yang luar biasa. Dari sejak balita, rawatlah anak dengan baik, dengan asupan makanan bergizi.
Begitu pula saat usianya sudah memasuki dunia pendidikan, harus diupayakan untuk bersekolah agar pola pikir anak terbentuk dengan baik. Ketika anak sudah beranjak besar, harus terus didampingi, baik dalam pergaulannya juga dalam penggunaan teknologi sehari-harinya seperti handphone maupun komputer, laptop dan sejenisnya.
Hal lain yang disampaikan Trismanto adalah tentang sosok perempuan atau ibu rumah tangga yang sekarang ini dituntut multifungsi.
"Saat ini perempuan tidak hanya selalu berada di dapur, sumur dan kasur, tetapi bisa turut menambah penghasilan keluarga dengan terampil dan berkarya," ujar Trismanto
Pengelola Sakila Kerti Dr. Yusqon mengatakan bahwa program penyuluhan dari DPPKBP2PA dulu rutin dilaksanakan, namun sempat terhenti lantaran pandemi covid-19. Menurut Yusqon, program tersebut merupakan upaya yang perlu diapresiasi mengingat sangat penting untuk pemberdayaan masyarakat, terlebih untuk warga terminal.
"Jadi mereka yang sedang menunggu anaknya sekolah di PAUD, bisa mendapatkan ilmu dari penyuluh terkait pemberdayaan keluarga atau masyarakat," jelas Yusqon
Dewi salah satu orang tua siswa Sakila Kerti Terminal mengatakan penyuluhan yang disampaikan sangat bermanfaat, apalagi bagi kaum perempuan atau ibu rumah tangga. Sehingga ilmu yang didapat bisa diterapkan di keluarga.***