Suarapantura.com - Sejumlah nasabah bank bjb (Bank Jawa Barat Banten) menyampaikan keluhan melalui media sosial terkait transaksi pembelian pulsa melalui aplikasi Digi bank bjb yang disebut gagal, namun saldo rekening tetap terpotong. Keluhan tersebut muncul di kolom komentar unggahan resmi akun Instagram @bankbjb yang tengah mempromosikan layanan pembayaran pajak kendaraan melalui fitur bjb T-Samsat.
Dalam unggahan tersebut, bank bjb mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Digi bank bjb untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor sekaligus mengikuti program cashback yang berlangsung pada 18 Mei hingga 31 Juli 2026. Namun, kolom komentar justru diisi sejumlah aduan dari nasabah yang mengaku mengalami kendala transaksi.
Salah satu keluhan disampaikan oleh akun @yudannuralif_ yang mengaku saldo rekeningnya berkurang setelah melakukan pembelian pulsa melalui aplikasi Digi bank bjb, meskipun transaksi dinyatakan gagal.
"Saya melakukan transaksi beli pulsa di Digi bjb, transaksinya gagal min tapi saldo nya berkurang mohon minta bantuan bgt min bantu balikin duit saya," tulis akun tersebut dikutip Suarapantura.com, Minggu.
Menanggapi keluhan tersebut, akun resmi @bankbjb memberikan penjelasan dan mengarahkan nasabah untuk melaporkan permasalahan melalui kanal layanan resmi.
"Hai selamat malam Sahabat perkenalkan saya Ragha, mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Sahabat tidak perlu khawatir untuk transaksinya dapat dibantu pengecekan dan pelaporan melalui WhatsApp resmi bank bjb di 08112023373 atau menghubungi bjb call 14049 dan email resmi bank bjb di [email protected]."
Bank bjb juga menjelaskan bahwa nasabah dapat menghubungi layanan bjb Call 14049 melalui aplikasi Digi bank bjb tanpa dikenakan biaya pulsa.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh akun @irma_armadja. Nasabah tersebut mengaku mengalami kegagalan transaksi pembelian pulsa, tetapi saldo rekeningnya tetap terdebet sesuai nominal pembelian beserta biaya administrasi.
"Min barusan saya beli pulsa di aplikasi Digi BJB, transaksinya keterangannya gagal, tapi saldonya berkurang sesuai harga pulsa yang saya beli dan adminnya. Cara agar saldonya balik lagi gimana ya min, soalnya pulsanya ngga masuk, tapi saldonya berkurang, makasih, mohon dibalas ya min," tulisnya.
Munculnya sejumlah keluhan di media sosial tersebut diduga berkaitan dengan ketidakpuasan nasabah terhadap layanan transaksi digital yang mereka gunakan. Sejumlah nasabah memilih menyampaikan pengaduan secara terbuka di media sosial, diduga karena berharap mendapatkan respons lebih cepat dari pihak bank.
Fenomena penyampaian keluhan melalui media sosial belakangan semakin sering terjadi. Selain menjadi sarana komunikasi antara nasabah dan perbankan, media sosial juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan pengalaman mereka terkait kualitas layanan yang diterima.