Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Cancel Culture RANS Mengarah ke Banyak Merek: Dari Lifebuoy, MS Glow, Oskadon hingga Mayora, Ini Jejak Bisnisnya

Penulis Suara Pantura•
Suara Warga

Keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Pemilik Rans Entertainment (Foto: dok Rans)

Suarapantura.com - Popularitas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tidak hanya menghasilkan jutaan penonton di dunia hiburan. Melalui RANS Entertainment, keduanya membangun jaringan bisnis yang merambah produk kecantikan, makanan dan minuman, olahraga, media, hingga kerja sama promosi dengan sejumlah merek besar.

Besarnya jaringan tersebut membuat hubungan antara figur publik, perusahaan, dan produk konsumen semakin menarik untuk ditelusuri. Sebab, ketika seorang figur publik menjadi pusat ekosistem bisnis, dukungan masyarakat tidak hanya bernilai sebagai jumlah penonton, tetapi juga dapat berubah menjadi kekuatan ekonomi.

Di sinilah gagasan cancel culture atau penarikan dukungan konsumen mulai relevan untuk dibicarakan. Konsumen memiliki hak untuk mengevaluasi merek, mempertanyakan hubungan bisnisnya, dan menentukan apakah tetap ingin membeli produk atau mendukung perusahaan yang terhubung dengan figur tertentu.

Namun, penelusuran terhadap dokumen perusahaan menunjukkan bahwa hubungan RANS dengan berbagai merek memiliki bentuk yang berbeda. Ada yang masuk dalam portofolio usaha, ada yang terikat kontrak promosi, ada yang menjadi mitra strategis, dan ada pula yang berkaitan melalui investasi atau perusahaan afiliasi.

Karena itu, publik perlu mengetahui peta hubungan tersebut sebelum menentukan sikap.

Bukan Hanya Kanal Hiburan, RANS Membangun Ekosistem Bisnis

RANS Entertainment telah berkembang menjadi perusahaan yang menjalankan berbagai lini usaha. Dalam prospektus IPO PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk tahun 2026, perusahaan mengungkapkan struktur anak perusahaan, entitas asosiasi, kegiatan usaha, serta sejumlah hubungan komersial dengan pihak lain.

Di sektor produk konsumen dan kecantikan, RANS menampilkan sejumlah merek, antara lain Wondermis, FFAR, Rumut, dan Slavina.

Wondermis dan FFAR masuk dalam portofolio kecantikan, sementara Rumut bergerak di produk makanan ringan. Slavina juga memiliki hubungan bisnis yang perlu diperhatikan karena dalam prospektus disebut adanya rencana akuisisi 51 persen saham dengan nilai sekitar Rp85 miliar.

Selain produk konsumen, RANS mengembangkan berbagai lini hiburan dan kegiatan komersial, termasuk RANS Animation Studio, RANS Music, BUND Lifetainment, RANS Creative Hub, RANS Carnival, JAJARANS, hingga Cipungland.

Nama RANS juga pernah melekat pada sejumlah kegiatan olahraga, termasuk RANS Nusantara FC dan RANS Simba Bogor.

Ekosistem tersebut memperlihatkan bahwa RANS tidak hanya menjual hiburan, tetapi juga mengembangkan merek, kekayaan intelektual, dan jaringan kerja sama komersial.

Lifebuoy hingga MS Glow, Nama Besar yang Pernah Terikat Kontrak dengan RANS

Salah satu bagian yang paling menarik dari prospektus adalah pengungkapan kontrak promosi dan penggunaan figur Raffi Ahmad maupun Nagita Slavina sebagai duta merek.

Cancel Culture RANS: Saatnya Publik Bongkar dan Evaluasi Semua Merek yang Terhubung dengan Raffi Ahmad
Baca Juga · Suara Warga
Cancel Culture RANS: Saatnya Publik Bongkar dan Evaluasi Semua Merek yang Terhubung dengan Raffi Ahmad

Sejumlah nama yang tercantum dalam dokumen perusahaan antara lain:

  • Lifebuoy, merek produk kebersihan milik Unilever, melalui kerja sama yang melibatkan PT Adore Talentas Asia.

  • MS Glow Beauty, produk kecantikan yang menunjuk Raffi dan Nagita sebagai duta merek.

  • MS Glow For Men, produk perawatan pria yang juga melibatkan keduanya.

  • Oskadon, produk pereda nyeri yang menggunakan jasa promosi RANS.

  • Mom Uung, merek produk ibu dan anak yang melibatkan Nagita sebagai duta merek non-eksklusif.

  • Emilia Sprei, merek perlengkapan tempat tidur yang melibatkan Nagita dalam kegiatan promosi.

  • Pro7, yang mengembangkan kolaborasi produk Pro7 X RANS Entertainment.

  • PAB, yang tercatat dalam sejumlah perjanjian promosi dengan RANS.

Nama-nama tersebut bukan sekadar muncul dalam unggahan media sosial. Sejumlah hubungan komersialnya tercantum dalam prospektus perusahaan.

Dokumen tersebut juga mengungkap nilai kontrak yang cukup besar. Kerja sama MS Glow Beauty dan MS Glow For Men tercatat senilai sekitar Rp17,205 miliar.

Sementara itu, kontrak Lifebuoy mencantumkan honorarium dasar Rp8,2 miliar dan honorarium tambahan Rp6,5 miliar. Kontrak Oskadon tercatat Rp1,75 miliar, sedangkan Emilia Sprei sekitar Rp3,7962 miliar.

Untuk PAB, prospektus mencantumkan dua perjanjian dengan nilai masing-masing sekitar Rp18,4038 miliar dan Rp11,1 miliar.

Angka-angka tersebut merupakan nilai yang dicantumkan dalam perjanjian, bukan otomatis bukti bahwa seluruh pembayaran telah diterima RANS.

Selain itu, periode kontraknya berbeda-beda. Sejumlah kontrak yang tercantum telah berakhir pada 2026, sehingga status perpanjangannya perlu dikonfirmasi sebelum merek-merek tersebut disebut sebagai mitra aktif.

Mayora Group, Tujuh Merek Konsumen Ikut Masuk dalam Peta Kolaborasi

Hubungan RANS dengan dunia produk konsumen juga terlihat melalui kemitraan strategis dengan Mayora Group.

Dalam pengumuman pada 10 Agustus 2026, RANS menyebut kerja sama dengan Mayora telah berlangsung sejak 2019 dan dilanjutkan melalui pengembangan berbagai proyek hiburan serta kekayaan intelektual.

Sejumlah merek Mayora yang disebut dalam pengumuman tersebut meliputi Roma, Kopiko, Beng-Beng, Choki-Choki, Energen, Torabika, dan Le Minerale.

Kolaborasi tersebut dikaitkan dengan sejumlah kegiatan, seperti RANS Carnival, Cipungland, JAJARANS, D'MASIV Asia Concert, dan DUDAS-1 Asia Tour.

Mahasiswa Sultra-Jakarta Desak Usut Dugaan Pelanggaran Tambang PT KPI dan PT ASKON
Baca Juga · Suara Warga
Mahasiswa Sultra-Jakarta Desak Usut Dugaan Pelanggaran Tambang PT KPI dan PT ASKON

Dalam kemitraan tersebut, LINK Group International juga disebut sebagai mitra strategis pemasaran dan media network.

Perlu ditegaskan, hubungan yang diumumkan adalah kemitraan RANS dengan Mayora Group. Hal itu tidak berarti ketujuh merek tersebut dimiliki RANS atau seluruhnya mempunyai kontrak individual yang sama.

Meski begitu, informasi tersebut tetap relevan bagi konsumen yang ingin mengetahui perusahaan dan merek apa saja yang pernah masuk dalam jaringan kolaborasi komersial RANS.

Rojo Sambal hingga NOICE, Hubungan Bisnis Tidak Berhenti pada Produk

Penelusuran prospektus juga menemukan hubungan dengan sejumlah perusahaan lain.

Salah satunya PT RFA Rojo Sambal Indonesia. Dalam dokumen perusahaan, terdapat hubungan sewa kantor antara RANS dan perusahaan tersebut. Raffi Ahmad juga tercatat memiliki hubungan kepemilikan dan jabatan dengan perusahaan Rojo Sambal.

Namun, fakta itu tidak serta-merta menjadikan Rojo Sambal sebagai anak perusahaan RANS.

Nama lain yang menarik adalah NOICE, platform audio digital yang pernah menerima investasi RANS sebesar US$2,5 juta atau sekitar Rp35,75 miliar pada Januari 2022.

Investasi tersebut merupakan hubungan historis. Status kepemilikan RANS di NOICE pada Oktober 2026 masih perlu dipastikan melalui dokumen terbaru.

RANS juga mengungkapkan hubungan bisnis dengan PT Feedloop Global Teknologi melalui rencana pembentukan usaha patungan di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Selain itu, terdapat hubungan dengan PT Satufest Karnaval Indonesia, PT Socially Significant Cakrawala, dan PT Surya Anugrah Media dalam kegiatan usaha, penyelenggaraan acara, maupun kerja sama komersial.

Fakta-fakta tersebut menunjukkan bahwa jaringan bisnis RANS memiliki banyak lapisan. Tidak semua perusahaan yang berhubungan dengannya berada dalam satu struktur kepemilikan.

Rp21,58 Juta Mengendap, Rekening Malah Minus: Nasabah Tagih Penjelasan CIMB Niaga
Baca Juga · Suara Warga
Rp21,58 Juta Mengendap, Rekening Malah Minus: Nasabah Tagih Penjelasan CIMB Niaga

Cancel Culture Bukan Persekusi, Konsumen Berhak Menentukan Pilihan

Besarnya jaringan bisnis RANS memunculkan pertanyaan yang lebih luas tentang hubungan antara popularitas figur publik dan keputusan konsumen.

Ketika figur publik menjadi duta merek, tampil dalam kampanye promosi, atau terlibat dalam kemitraan komersial, citra dan reputasinya dapat menjadi bagian dari nilai pemasaran produk.

Karena itu, konsumen berhak mengetahui hubungan tersebut sebelum memutuskan membeli suatu produk.

Jika konsumen merasa tidak lagi sejalan dengan figur atau perusahaan tertentu, mereka memiliki pilihan untuk berhenti membeli, tidak mengikuti kampanye promosi, atau beralih ke produk lain.

Namun, cancel culture yang sehat harus didasarkan pada informasi yang benar. Tidak boleh ada persekusi, ancaman, penyebaran data pribadi, maupun serangan terhadap pekerja dan pelaku UMKM yang tidak memiliki kendali atas keputusan perusahaan.

Publik juga perlu membedakan perusahaan yang dimiliki langsung oleh RANS, merek yang menggunakan jasa promosi, mitra strategis, serta perusahaan yang hanya pernah terlibat dalam satu proyek.

Sebab, menyamakan seluruh hubungan tersebut sebagai kepemilikan RANS justru dapat menyesatkan konsumen.

Transparansi Bisnis Menjadi Kunci

Prospektus IPO PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk menjadi salah satu dokumen penting untuk membaca perkembangan bisnis perusahaan.

Dokumen tersebut mengungkap anak perusahaan, entitas asosiasi, kontrak promosi, transaksi afiliasi, dan risiko usaha yang berkaitan dengan ketergantungan terhadap figur utama serta kerja sama komersial.

Informasi tersebut menunjukkan bahwa popularitas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bukan sekadar faktor hiburan. Nama dan citra keduanya juga menjadi bagian dari model bisnis yang menghasilkan pendapatan melalui berbagai kerja sama.

Pada akhirnya, konsumen tidak harus mengikuti ajakan siapa pun untuk membeli atau memboikot suatu produk. Mereka memiliki hak untuk menilai sendiri informasi yang tersedia dan menentukan kepada siapa uang serta dukungan diberikan.

Jika sebuah merek mendapatkan keuntungan dari popularitas figur publik, hubungan bisnisnya juga wajar menjadi perhatian publik.

Pertanyaannya bukan sekadar siapa yang harus di-cancel, melainkan apakah konsumen sudah mengetahui siapa pemilik merek, siapa mitra bisnisnya, dan ke mana dukungan ekonomi mereka sebenarnya mengalir.

Tags:
#Rans#Raffi Ahmad#Nagita Slavina#Mayora
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…