Suarapantura.com - Gangguan transaksi diduga terjadi pada mesin ATM BNI yang berada di kawasan SPBU Lestari, Taba Cemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Sabtu (4/7/2026).
Insiden tersebut dikeluhkan puluhan nasabah setelah transaksi penarikan tunai dinyatakan gagal, namun saldo rekening mereka tetap terpotong sesuai nominal yang diambil.
Berdasarkan keterangan sejumlah nasabah, uang yang seharusnya keluar dari mesin ATM tidak diterima, meski sistem telah mengurangi saldo rekening mereka.
Nilai dana yang terdebet pun bervariasi, mulai dari Rp200 ribu, Rp600 ribu, Rp700 ribu hingga Rp1 juta. Sejumlah nasabah lain juga mengaku mengalami kejadian serupa dengan nominal kerugian yang berbeda.
Informasi yang dihimpun menyebutkan total dana yang diduga terdampak diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Meski demikian, nilai tersebut masih bersifat sementara karena masih menunggu proses pendataan seluruh nasabah yang terdampak serta konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Akibat gangguan tersebut, para nasabah berharap PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera melakukan penelusuran atas penyebab masalah pada mesin ATM tersebut. Mereka juga meminta bank memberikan penjelasan resmi serta mengembalikan dana yang telah terdebet sesuai mekanisme penyelesaian yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BNI belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab gangguan transaksi pada mesin ATM di kawasan SPBU Lestari, Taba Cemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.