SuaraPantura.com - Jalan rusak masih menjadi persoalan bersama yang ada di Kabupaten Pemalang, tak terkecuali di Desa Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Kali ini warga Desa RT 30 RW 03 memutuskan untuk membangun sendiri jalan padat penduduk dengan iuran warga.
Jalan sepanjang 141 meter dibangun warga sendiri murni dengan iuran warga.
Pembangunan jalan itu dilakukan lantaran selama ini jalan tersebut dalam kondisi rusak dan membahayakan warga.
Hal ini disampaikan oleh koordinator kegiatan Abdul Qadir alias Niksen. Ia menyampaikan bahwa yang mendasari kegiatan ini adalah keprihatinan warga atas kondisi jalan rusak di lingkungan.
"Dasarnya keprihatinan, jalan rusak di rumah padat penduduk ini sangat membahayakan warga terutama saat datangnya musim penghujan, berlubang dan licin," ungkap Niksen.
Niksen beserta warga memilih turun tangan sendiri tanpa anggaran dari pemerintah karena menurutnya jalan adalah kebutuhan vital masyarakat.
"Kebutuhan vital masyarakat mas, ngga mau nunggu-nunggu," tambahnya.
Jalan sepanjang 141 meter itu sendiri digarap dan diselesaikan masyarakat tanpa anggaran pemerintah.
Penggarapan dilakukan 2 hari yakni dari tanggal 29 Mei 2023 hingga 30 Mei 2023.
Sementara itu salah satu warga sekitar, Dikin yang ikut di dalam proses pembangunan itu merasa senang jalan sepanjang 141 M tersebut sudah halus sekarang.
Menurut Dikin sekarang warga sudah bisa merasakan yang rasa perjalanan yang halus sehingga aktivitas warga tidak terganggu dan terhambat.
"Alhamdulillah, sekarang warga sudah bisa meraaakan jalan yang halus dan tidak membahayakan lagi saat datangnya hujan," terangnya.
***