SuaraPantura.com - Kabar bahwa pemakaian pertalite sekarang saat digunakan dalam kendaraan menjadi lebih biros kini menjadi pembahasan hangat nitizen di Indonesia.
Mereka beranggapan bahwa ada perbedaan pertalite yang sekarang (pasca kenaikan harga) dengan versi yang dulu.
Pertalite yang baru pasca kenaikan ini dirasa semakin boros saat digunakan sebagai bahan baku kendaraan.
Mereka pun saling berbagi cerita dan pengalaman melalui media sosial dan menjadi ramai diperbincangkan.
Kali ini ada salah satu nitizen yang mencoba membandingkan pertalite lama dengan pertalite baru pasca kenaikan harga.
Nitizen ini menemukan ada perbedaan warna yang mencolok antara pertalite versi lama dengan versi kenaikan harga.
" Akhir-akhir ini memang pake pertalite boros dan mesin agak kasar, tarikan berat.
Dulu sipitung enak dipake, tarikan enteng dan juga mesin halus. Ternyata dari segi warna pertalite dulu (sebelum naik) dengan pertalite sekarang berbeda. Kalian menyadari hal itu gak?," Tulis nitizen dengan akun facebook jabo mer**** seperti dikutip Suara Pantura pada Kamis, 22 September 2022.
Ia pun turut mengunggah gambar tangkapan ponselnya yang menunjukan perbedaan warna tersebut.
Sontak postingan ini menjadi perhatian publik yang kemudian ramai berkomentar.
"Keluhan dimana2 ya," ungkap dwi sa***.
"Pertalite yg skrang Kya campuran sama premium." Tulis akun wahi***.
***