SuaraPantura.com - Maraknya pembangunan jalan TOL tak jarang menggerus aset tanah rakyat.
Meskipun rakyat banyak diiming-imingi ganti rugi besar, namun aktivis dari Blakasuta, Hendri Yestus Siswono menganggap itu adalah suatu pembodohan.
Hendri menilai bahwa selama ini negara telah banyak berbisnis dengan rakyat, mencaplok lahan pertanian rakyat unuk jalan Tol.
Kali ini Hendri mengajak gantian Rakyat yang berbisnis dengan negara.
Hendri menyerukan gerakan jangan jual tanah untuk jalan TOL
"Jangan Jual Tanah untuk Jalan TOL tapi Sewakan saja kepada pemerintah" serunya.
Hendri menilai dengan cara ini rakyat bisa lebih sejahtera secara riil.
Bahkan nantinya aset tersebut masih bisa diturunkan ke anak cucu mereka.
"Ini adalah gerakan riil untuk kesejahteraan rakyat, tidak sepihak, sudah waktunya kesadaran rakyat itu tumbuh, jangan hanya terus menjadi korban bisnis," ungkapnya.
***