Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Akhirnya Budiman Sudjatmiko Berontak, Berjalanlah Laksana Ksatria Sejati

Desky Danuaji•
Warung Pojok

Oleh : Desky D A.
(Penulis Buku Embrio Revolusi)

SuaraPantura.com - Belakangan ini nama Budiman Sudjatmiko menjadi sorotan dalam perpolitikan tanah air.

Pasalnya, dirinya melakukan langkah yang hampir tak disangka oleh banyak orang yakni dengan memberikan dukungan kepada Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto.

Tentu saja hal itu membuat gempar, mengingat Budiman Sudjatmiko adalah kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sehingga keputusannya itu dianggap melawan kebijakan partai.

Banyak orang yang menghujat langkah Budiman Sujatmiko sebagai langkah yang kurang tepat.

Terutama bagi sebagian aktivis 98. Salah satu koleganya, Eks Sekretaris Jenderal PRD, Petrus Hariyanto, bahkan menyebut Budiman Sudjatmiko telah mengkhianati perjuangan kawan-kawannya dan lupa terhadap sejarah.

Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi
Baca Juga · Warung Pojok
Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi

Hal ini dikaitkan dengan jejak sejarah Prabowo Subianto yang dianggap bertanggungjawab atas penculikan para aktivis 98 waktu itu.

Namun menurut Budiman Sudjatmiko, dukungan terhadap Prabowo Subianto ini diawali saat dirinya membaca buku "Paradoks Indonesia" yang ditulis Prabowo Subianto.

Budiman menilai gagasan Prabowo Subianto ternyata sama dengan semangat para aktivis yang memperjuangkan Indonesia.

Ia pun kemudian mengambil resiko dukungan kepada Capres Prabowo Subianto dibandingkan dengan Capres yang lain.

Kepada Prabowo Subianto kemudian Budiman Sudjatmiko menitipkan kemajuan Desa jika terpilih menjadi Presiden RI nanti.

Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya
Baca Juga · Warung Pojok
Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya

"Pemberontakan" Budiman Sujatmiko

'Pemberontakan' Budiman Sudjatmiko sudah terpupuk sedari muda dalam mendobrak tatanan yang menurutnya tidak sesuai.

Pemberontakan dalam arti melakukan perlawanan dan perjuangan guna mencapai cita-cita kebangsaan.

Budiman muda menjadi sosok aktivis yang saat itu berada di garda terdepan menentang dominasi kesewenang-wenangan.

Ditekan, diancam, diculik, bahkan dipenjara sudah menjadi bagian dari perjalanan Budiman Sudjatmiko.

MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026
Baca Juga · Warung Pojok
MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026

Saya sendiri menjadi salah satu orang yang justru menanti "pemberontakan" Budiman Sudjatmiko.

Puluhan tahun berada di 'kandang banteng' dengan sistem internal partai yang seolah demojrasi padahal 'paternalistik' mustinya menjadi penjara bagi Budiman.

Budiman Sudjatmiko adalah oarang bebas, aktivis jalanan yang baik dirinya maupun gagasannya tak bisa dipenjara.

Keputusan Budiman Sudjatmiko menjadi langkah strategis dan berani sekaligus bahasa, bahwa Pembetontakan Budiman Sujatmiko masih ada.

Langkahnya melawan kebijakan partai dengan mendukung Capres Prabowo Subianto, semoga menjadi langkah progressif dalam perjalanan juangnya.

Terus melaju, Budiman Sudjatmiko, dan berjalan tegaklah sebagai Ksatria Sejati.***

Tags:
#ksatria#budiman sudjatmiko#aktivis
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…