Oleh : Jabo Merdeka
Luas lahan di Losari kurang lebihnya sekitar 5.000 Hektar terdiri dari 10 desa yang di dalamnya memiliki budaya ekonomi berbeda-beda.. Adanya KICT ini secara tidak langsung akan merubah budaya agraris menjadi budaya industri yang diimpor dari kota-kota maju tapi lemah dalam pangan.
Bupati Cirebon ini sangat istimewah, Cirebon timur khususnya Losari ini akan dijadikan kawasan industri dengan target capaian 2023. Apakah benar bahwa Bupati kita ini peduli dengan ekonomi masyarakat? Kita bisa lihat petani yang gelimpungan harga anjlok, nelayan yang lautnya tercemari,atau buruh pabrik yang tak lepas dari penderitaan.
Jadi kita tau bahwa bukan hanya lahan sawah dan tambak yang akan "dihilangkan", sekaligus juga manusia dan tempat tinggalnya. Imron ini cuma tau peningkatan PAD dari industri saja, tidak pernah berpihak pada rakyat miskin. Dibangunnya kawasan industri dia pikir kita akan selamat dengan bergelimpangan harta, lupa bahwa makan kita dari hasil petani dan nelayan. Sialnya kita masih mempercayai lip service dari pejabat-pejabat yang hidupnya tak tau malu.
Harapan kita apa? Bisa bekerja dipabrik? Kalian lupa kita pernah bermimpi untuk bebas dari penjajahan karena ekonomi kita banyak diatur oleh segelintir orang, dipaksa untuk kerja dan perampasan ruang hidup.
Apakah suatu saat Indonesia akan bubar?
Penulis adalah pegiat seni di Saung Literasi Losari, juga aktif dalam komunitas seniman pantura "Blakasuta"