Beberapa waktu lalu DPRD Kota Tegal melakukan sidak portal Alun-alun Kota Tegal. Hal ini cukup menarik, mengingat ada statement anggota DPRD Kota Tegal bahwa DPRD Kota Tegal tidak pernah menganggarkan untuk pembuatan Portal Alun-alun Kota Tegal tersebut.
Portal Alun-alun Kota Tegal sempat menuai polemik, sebab dianggap telah banyak menyengsarakan ekonomi Warga sekitar. Bahkan salah satu dari Kantor Staf Kepresidenan RI sempat turun meninjau langsung lokasi tersebut.
Statement DPRD tidak menganggarkan pernah menganggarkan untuk portal Alun alun Kota Tegal memang benar, karena anggaran dibuat dan diajukan oleh eksekutif dalam hal ini Dinas Perhubungan kemudian disetujui oleh DPRD. Begitu mekanismenya. Heu heu heu...
Kalo nggak percaya, mari kita telaah bersama. Dari portal LPSE Kota Tegal, diketahui nilai proyek pengadaan Portal Alun Alun Kota Tegal ini mencapai Rp160 jutaan.
Detail pemenang berkontraknya sebagai berikut:
- Nama Non Tender: Pengadaan Portal Kawasan Alun-Alun
- Jenis Pengadaan: Pengadaan Barang
- K/L/PD: Pemerintah Daerah Kota Tegal
- Satuan Kerja: Dinas Perhubungan
- Pagu: Rp165.000.000,00
- HPS: Rp164.897.040,00
- Nama Pemenang: CV. Sumber Mulya Sentosa
- Alamat: Dukuh SidomulyoJalan PG Sumberharjo RT 001 RW 13 Desa Banjarmulya,
Pemalang, Jawa Tengah - NPWP: 93.336.424.2-502.000
- Harga Penawaran: Rp164.881.640,00
- Harga Negosiasi: Rp164.881.200,00
- Diketahui proyek Pengadaan Portal Kawasan Alun Alun Kota Tegal ini diumumkan pada tangal 15 November 2021 yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2021.
Nah, daripada terjebak dalam polemik akrobatik saling lembar batu dan menyalahkan, coba sekali kali berikan solusi yang real buat masyarakat.
Pikirkan nasib Pedagang kakilima yang tergusur dan tak menerima kompensasi serta relokasi yang jelas. Pikirkan pemulihan ekonomi rakyat.
DPRD mustinya mengambil sikap tegas mengingat beberapa peringatan mereka ke Eksekutif seringkali diabaikan saja. Kembalikan Marwah Taji dan Marwah lembaga DPRD.
Jangan sampai Rakyat bertanya, DPRD Bisa apa?
Kikikikik...
***