Oleh : Andika Risyanto
Catatan pengalaman Penulis yang melakukan pecah 5 bidang sertifikat tanah, biayanya hanya 1 juta.
Banyak masyarakat baik perorangan atau pengembang tanah kavling atau pengembang perumahan ketika mendaftarkan pecah atau split sertipikat tanah melalui jasa-jasa pendaftaran sertipikat tanah.
Biasanya dikenai harga pasaran pecah sertipikat Rp. 3 juta sampai Rp. 3,5 juta per bidang.
Jika pecah 5 bidang maka masyarakat dimintai biaya Rp. 15 juta sampai Rp. 17,5 juta.
Nyatanya biaya asli pendaftaran sertipikat tanah 5 (lima) bidang yang saya daftarkan kena cuma Rp. 1.000.000.
Maka hitung-hitungan keuntungan jasa-jasa pendaftaran pecah sertipikat tanah bisa dapat Rp. 14 juta atau sampai 16 juta lebih untuk 5 (lima) bidang.
Tapi pernahkah ketika meminta uang dari masyarakat Rp. 15 juta sampai 17 juta, masyarakta diberi bukti pembayaran berdasarkan biaya aslinya seperti yang saya contohkan ?
Saya yakin, yang ada masyarakat hanya diberi coret-coretan biaya di atas kertas tanpa diberikan bukti pembayarannya aslinya berapa.
Jelas-jelas dengan tidak terbukanya bukti pembayaran kepada masyarakat, dan biaya aslinya pendaftaran pecah sertipikat tanah itu sangat murah.
Bukankah membohongi masyarakat dengan tidak terbuka biaya itu bisa dimasukkan pasal penipuan ?
Penipuan dalam Pasal 378 KUHP, ancaman hukuman pidana dengan pidana 4 tahun.
Bunyi Pasal 378 yaitu :
"Barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, baik dengan memakai keadaan palsu, baik dengan akal dan tipu muslihat, maupun dengan karangan perkataan-perkataan bohong, membujuk orang supaya memberikan sesuatu barang, dihukum karena penipuan dengan hukuman penjara selama-lamanya 4 (empat) tahun."
Dan di tengah ketidaktahuan awamnya masyarakat tentang syarat pendaftaran pecah sertipikat tanah.
Dijadikan peluang atau kesempatan oleh jasa-jasa pendaftaran sertipikat tanah untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.
Apa susahnya kita terbuka kepada masyarakat dan beri bukti pembayaran biaya aslinya kena berapa dan minta jasa berapa ?
Jangan masyarakat dimintai biaya sekian juta atau puluh juta untuk pecah sekian bidang, tapi biaya aslinya pecah sertipikat tanah di Kantor BPN sangat murah.
Pendidikan keterbukaan itu perlu kepada masyarakat, agar tidak ada namanya masyarakat awam itu dibodohi atau dibohongi atau ditipu.
***
Penulis adalah pegiat transparansi pertanahan