SuaraPantura.com - Banyak mitos yang beredar di mayarakat tentang warung makan yang laris dan ada pesugihannya.
Mitos ini dikuatkan oleh pengakuan orang-orang yang mengaku bisa melihat makhluk gaib.
Konon makanan enak di warung yang ramai itu berasal dari ludah atau lendir makhluk gaib yang menetes ataupun dioleskan ke piring atau mangkok tempat makanan itu disajikan.
Kabar ini banyak menyebar dan dipercaya di kalangan masyarakat. Yang akhirnya berdampak pada keresahan masyarakat yang akan makan warung.
Walhasil, banyak yang beralih ke warung-warung makan modern yang lebih terjamin bebas mitos.
Terang aja, mana ada sekelas Genderuwo atau Pocong nongkrong di warung modern macam KFC, McD, atau ngopi di Starbuck?.
Namun demikian, Saya akan coba bahas dan menjawab persoalan yang ada di judul, yaitu ciri-ciri warung makan yang ada Genderuwo dan Pocongnya.
Adapun ciri-ciri warung makan yang ada Genderuwo dan Pocongnya adalah :
"Tidak Ada!"
"Apa?"
"Tidak Ada!"
"Loh kok bisa?"
Iyalah ngapain bahas isu receh model gituan. Ngga penting dan kebenarannya ngga pernah bisa dibuktikan.
Logis saja, apa motivasinya tuh makhluk-makhluk ikut nongkrongin warung?.
Apalagi sekedar ngeluarin lendir atau ludah buat di tetes-tetesin ke makanan. Bisa kering kerontang ngga tuh tenggorokannya? Wkwkwk.
Selain isu ini bisa merusak akal sehat kita, juga berpotensi mematikan UMKM.
Coba orang-orang yang suka nerawang warung-warung itu suruh nerawang KFC, Mcd, ato Starbuck, terus suruh cerita tuh siapa yang nongkrong disana.hahaa..
Bagi kalian yang udah kadung nyasar ke artikel ini dan berharap cerita horor, berarti perlu kiranya tenang sejenak, tarik nafas panjang dan sehatkan akal kita.
Berarti akal sehat kita ada yang sedang sakit. Perlu disembuhkan. Hehe..
Maka jadilah orang yang kaya literasi jangan kebanyakan mitos. (Duh kasian kena marah kan).
Makanan enak karena kualitas racikan masakan, ngga ada hubungannya dengan lendir atau liur gaib.
Kalau makanan enak dan tempat yang ramai itu ada hubungannya sama makhluk Gaib, apa gunanya resep masakan, apa gunanya bumbu masakan?.
Tinggal cemplung-cemplung bahan, ilerin, beres, kan jadi enak?
Kikikikikik...
***