SuaraPantura.com - Di tengah berkecamuknya perang Rusia-Ukraina, muncul kabar hoaks seorang jurnalis CNN bernama Bernie Gores terbunuh dua kali yakni di Afghanistan dan di Ukraina.
Beredar di Twitter tangkap layar unggahan akun @CNNAfghan yang mengabarkan kematian jurnalis CNN Bernie Gores di Afghanistan yang bertanggal posting 16 Agustus 2021.
Kemudian muncul juga tangkap layar unggahan akun @CNNUKR yang mengabarkan kematian jurnalis CNN Bernie Gores di Ukraina yang bertanggal 23 Februari 20022.
Dua potongan tangkap layar tersebut kemudian disejajarkan, sehingga seolah-olah CNN membuat kabar yang aneh karena jurnalis mereka terbunuh dua kali yakni pada Agustus 2021 dan Februari 2022.
"Insólito..!! ..Bernie Gores periodista fue ejecutado por los Talibanes el año 2021... Ahora CNN lo revive y fallece de nuevo en Ucranea por una mina rusa...!!!," tulis akun @SoyAranguibel, Minggu 27 Februari 2022 sembari mengunggah 2 potongan tangkap layar dari akun Twitter @CNNAfghan dan @CNNUKR.
Bila diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, kurang lebih begini apa yang dikatakan akun @SoyAranguibel.
"Tidak biasa..!! ..Bernie Gores, seorang jurnalis, dieksekusi oleh Taliban pada tahun 2021... Sekarang CNN menghidupkannya kembali dan dia mati lagi di Ukraina karena ranjau Rusia...!!!,"
Warganetpun banyak yang tidak percaya begitu saja dengan kabar tersebut. Mereka beramai-ramai melakukan pengecekan.
"Ini palsu. Tweet berasal dari @CNNUKR, akun palsu menggunakan logo CNN. Nama Bernie Gores tidak ada, Foto tersebut adalah YouTuber Jordie Jordan," tulis akun @spicygarage.
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata akun @CNNAfghan adalah akun palsu, demikian pula dengan @CNNUKR. Keduanya bukan akun resmi milik CNN.
Saat ini akun @CNNAfghan dan @CNNUKR dalam status disuspend oleh pihak Twitter.
Fakta lainnya adalah foto yang dipasang oleh @CNNAfghan dan @CNNUKR bukanlah foto Bernie Gores, melainkan foto seorang YouTuber Gaming bernama Jordie Jordan.***