SuaraPantura.com - Beberapa pekan terakhir ini publik diramaikan dengan deklarasi dini dukungan capres 2024 oleh segelintir orang di beberapa wilayah di Indonesia.
Tujuan utama deklarasi tentu saja, memunculkan nama seseorang yang dianggap berpotensi sebagai Capres 2024 kepada masyarakat.
Beberapa nama pun bermunculan, dari yang dikenal masyarakat, nama baru, maupun nama tokoh tadinya tak dihitung dalam dinamika Capres.
Meskipun kontestasi masih lama, gerakan curi start segelintir orang di beberapa daerah cukup sistematis.
Hal ini mengundang tanya, gerakan sistematis ini seolah sengaja dimainkan untuk kepentingan segelintir orang dan kelompok tertentu.
Gerakan deklarasi ini dapat dipandangan sebagai bentuk pendidikan yang tidak seharusnya diberikan kepada masyarakat awam.
Mengingat kegiatan deklarasi yang dilakukan oleh segelintir orang berpotensi mempengaruhi masyarakat untuk memiliki sosok yang diusung tanpa landasan yang jelas.
Beberapa kegiatan deklarasi yang sudah berjalan, hampir semuanya tidak berdasarkan data maupun kajian aspiratif di masing-masing wilayah.
Segelintir kelompok tersebut terkesan hanya uforia terhadap tokoh yang diusungnya.
Hal ini menunjukan bahwa agenda deklarasi yang dilakukan oleh segelintir orang diberbagai daerah tidak lebih dari sekedar kegiatan transaksional antar keduanya dan tidak murni merupakan dorongan dari masyarakat.
Oleh karena itu maka sangat penting disampaikan kepada masyarakat awam bahwa fenomena deklarasi yang sedang marak dilakukan hari ini oleh segelintir orang atau kelompok tidak lebih dari sekedar kepentingan untuk mendapatkan keuntungan baik yang bersifat materi maupun inmateri.
Kuk Ba..
***