Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Perlu Kode Etik Perdukunan? Pawang Hujan Jadi Tukang Ramal, Besok-besok Jadi Dukun Kampanye Aje Ye!

Desky Danuaji•
Warung Pojok

SuaraPantura.com - Dunia gaib memang penuh misteri karena jauh dari jangkauan logika sehingga tak jarang dimainkan oleh 'orang pintar' untuk memainkan spekulasi.

Mulai dari main tebak-tebakan 'iseng-iseng berhadiah' sampai bermain kartu dengan gambar-gambar unik dan menterjemahkannya melalui untaian kata-kata penuh spekulatif.

Konyolnya kadang hal ini juga dimanfaatkan seseorang untuk melakukan pansos. Nimbrung terkenal melalui isu isu populer.

Dan yang lebih konyol adalah meramalkan kematian seseorang yang tengah hilang disaat keluarga sedang harap harap cemas menanti kabar.

Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi
Baca Juga · Warung Pojok
Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi

Mustinya jika benar-benar 'orang pintar', Ia punya etika yang baik dan tak menyakiti apalagi hanya dengan bermodal spekulasi.

Ini yang terjadi pada seorang yang dikenal sebagai pawang hujan Mandalika yang kemudian ikut-ikutan meramal nasib seseorang yang dinyatakan hilang karena terbawa arus di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Ia menyadari betul apa yang disampaikan adalah spekulasi semata, sehingga di awal dia sudah bilang ramalan ini bisa benar bisa salah.

Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya
Baca Juga · Warung Pojok
Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya

Di awal dia sudah bermain aman sehingga tidak banyak disalahkan ketika ramalannya meleset.

Namun jika ramalannya tepat, ia lantas akan membusungkan dada dan memunculkan 'keakuannya'.

Beruntung, kali ini ramalannya dipermalukan Tuhan. Ia meramal Eril anak Ridwan Kamil akan ditemukan 8 jam kemudian di jam 8.

MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026
Baca Juga · Warung Pojok
MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026

Mesti banyak dihujat, diingatkan berbagai pihak, Ia pun minta maaf dengan kalimat bersayap.

Maaf, dulu ramal anak Jokowi jadi Walikota Solo juga tepat. Heu heu heu... Masih aja menunjukan keakuan dan mencari pengakuan publik.

Pawang hujan, beralih jadi tukang ramal, mungkin ke depan bakal jadi Jurkam atau juru kampanye.

Sebab dunia mistik erat kaitannya dengan dunia politik. Barangkali pansosnya kali ini sebagai bagian dari promosi tahun politik?.

" Ayo Tebak presiden 2024, ayo pakai aku jadi dukunmu, pasti kamu menang" heu heu heu...
***

Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…