Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Mengerikan! Cerita PSK Pantura Disantet Banyak Dukun Sampai Anunya Jadi Begini

Tim Suara Pantura 02•
Warung Pojok

SuaraPantura.com - Kisah dan cerita PSK Pantura yang disantet ini terjadi sudah cukup lama.

Peristiwa dan cerita PSK Pantura disantet tersebut terjadi saat sebuah lokalisasi di Pantura Tegal masih resmi beroperasi.

Kisah dan cerita PSK Pantura disantet bermula saat seorang PSK -sebut saja Mawar- tengah menjadi primadona di lokalisasi tersebut.

Mawar yang memiliki wajah cantik dan body aduhai tentu membuat pengunjung lokalisasi di kawasan Pantura tersebut banyak yang melirik.

Hari berganti hari, Mawar yang baru satu bulan bekerja di sebuah wisma kini sudah memiliki banyak pelanggan.

Tak hanya pelanggan baru, pelanggan lama yang sering mendatangi tempat lokalisasi tersebut banyak yang beralih menjadi pelanggan Mawar.

Beberapa rekan seprofesi Mawar mulai gerah dengan situasi yang mengakibatkan pendapatan mereka menurun.

Didorong rasa tak suka dan kondisi pelanggan yang makin habis, rekan-rekan Mawar akhirnya memutuskan untuk menyantet Mawar.

Mawar berkisah saat itu tak hanya satu dukun yang menyantetnya, ada tiga dukun dari tiga rekan seprofesi Mawar yang melakukan santet.

Melihat Penampakan
Sebelum Mawar menyadari dirinya disantet, ia kerap melihat penampakan dikamarnya.

Bahkan beberapa kali ia melihat sosok nenek tua muncul saat ia sedang melayani tamu-tamunya.

Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi
Baca Juga · Warung Pojok
Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi

Kejaian aneh mulai terjadi saat seorang tamu tiba-tiba mengurungkan niatnya untuk mantap mantap dengan Mawar. Sesaat setelah memasuki kamar, tiba-tiba tamu tersebut keluar dengan raut muka ketakutan.

Kejadian tersebut berulang kali terjadi, sampai Mawar diomelin Mamih Rambo karena tamu-tamunya jadi banyak yang kabur.

Tak berhenti sampai disitu, satu hari Mawar menemukan keanehan pada tubuhnya. Ia melihat ada benjolan kecil di sekitar kemaluannya. Lambat laun benjolan itu makin banyak dan nampak seperti bisul-bisul kecil.

Dengan kondisi seperti itu tentu saja Mawar tidak bisa melayai tamu-tamunya, ia mengajukan izin ke Mamih Rambo untuk tidak bekerja sementara waktu sampai ia sembuh.

Satu pagi dia kaget setengah mati saat bangun tidur mendapati celana dalamnya sedikit basah. Ternyata kemaluannya mengeluarkan cairan,tapi bukan keputihan. Cairan itu seperti nanah dan baunya sangat busuk.

Genap seminggu Mawar merasakan gatal-gatal di sekitar kemaluannya dan membersihkan kemaluannya dari cairan yang makin hari makin sering keluarnya.

Pengobatan
Melati, teman sekamar Mawar yang merasa kasihan mengajak Mawar untuk berobat ke orang pintar.

"Kita coba aja, kan kamu udah berobat ke dokter masih saja begitu. Kayaknya itu bukan medis," ajak Melati.

Sedikit kaget, namun Mawar akhirnya menerima usulan Melati. Esoknya mereka pergi ke salah satu orang pintar yang rumahnya tak begitu jauh dari lokalisasi tempat mereka bekerja.

Singkatya ketemulah Mawar dengan Mak Icih, orang pintar yang dikenalkan Melati.

Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya
Baca Juga · Warung Pojok
Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya

"Saya sudah tahu tujuanmu datang ke sini," ucap Mak Icih sebelum Mawar menceritakan maksud kedatangannya.

Ternyata sejak Mawar datang, Mak Icih sudah melihat banyak sosok yang mengikuti Mawar.

"Kamu disantet nak, dukun santetnya ada tiga. Semoga saya bisa membuang santet ini," jelas Mak Icih tanpa berbasa basi.

Mak Icih kemudian mengajak Mawar ke belakang rumahnya. Ternyata di belakang rumah Mak Icih ada semacam sendang kecil. Di pinggir sendang tersebut ada pohon beringin besar yang membuat sendang itu nampak sedikit angker meskipun waktu masih menunjukan sore hari.

Mak Icih menyuruh Mawar menanggalkan semua pakaiannya dan berendam ke dalam sendang hingga batas leher.

Dengan sedikit malu, Mawar pun menanggalkan pakaiannya dan perlahan berjalan memasuki sendang.

"Apapun yang terjadi, jangan keluar dari sendang sampai aku yang menyuruhmu," ucap Mak Icih sambil melemparkan beberapa bunga Kantil di sekitar Mawar berendam.

Mak Icih dan Melati kemudian pergi meninggalkan Mawar. Ditinggal sendirian, Mawar ciut juga nyalinya. Tapi demi kesembuhannya, ia pun meneguhkan niat untuk tetap berendam apapun yang terjadi.

Tiba-tiba Mawar merasakan seperti ada sesuatu yang bergerak bersliweran di antara kakinya.

"Ular...," gumam Mawar dalam hati menebak makhluk yang bersliweran di antara kakinya.

MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026
Baca Juga · Warung Pojok
MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026

Mawar bisa merasakan saat makhluk itu bersentuhan dengan kulit kakinya rasanya seperti makhluk bersisik. Makhluk ini terus bersliweran hingga selesai adzan Maghrib.

Tak lama kemudian Mawar merasakan seperti banyak semut yang berjalan di kakinya dan terus merambat ke atas. Rasa takut sempat mengganggunya, namun ia ingat pesan Mak Icih untuk tidak meningalkan sendang.

Makin lama makhluk seperti semut itu Mawar rasakan semakin banyak. Anehnya makhluk-makhluk itu hanya merambat sampai batas pusarnya. Beberapa ia rasakan masuk ke dalam kemaluannya, semakin lama semakin banyak.

Saat itulah Mawar mulai merasakan sakit yang luar biasa dengan makin banyaknya makhluk seperti semut yang memasuki kemaluannya.

Di saat yang bersamaan, di tepi sendang Mawar melihat sosok nenek yang sebelumnya sering ia lihat di kamar. Nenek itu memandang Mawar dengan mata melotot seperti marah.

Tak hanya itu, Mawar juga melihat sosok makhluk tinggi besar dengan tubuh penuh bulu, sosok pocong, kuntilanak, dan banyak sosok mengerikan yang belum pernah Mawar lihat sebelumnya.

Saat ketakutannya semakin memuncak dan hampir saja Mawar lari dari sendang, tiba-tiba muncul Mak Icih dan Melati.

"Sudah nak, sini naik," kata Mak Icih dari tepi sendang.

Singkatnya selesailah pengobatan Mawar. Dari keterangan Mak Icih, Mawar ternyata disantet oleh tiga temannya sendiri di tiga dukun yang berbeda.

Hal itu dilakukan oleh rekan seprofesi Mawar karena tidak senang pelanggan mereka beralih ke Mawar.***

Tags:
#pantura#cerita#lokalisasi#psk#kisah#santet
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…