SuaraPantura.com - Kisah dan cerita PSK Pantura cukup banyak dan penuh lika-liku.
Berbagai kisah dan cerita PSK Pantura ini sangat beragam, dari yang sedih, lucu, horor, pokoknya nano-nano.
Salah satu kisah dan cerita PSK Pantura dialami oleh seorang PSK, sebut saja namanya Ina.
Ina yang sebenarnya bukan orang Tegal terpaksa harus pindah ke Tegal dan bekerja sebagai PSK di sebuah tempat bisnis esek-esek berkedok panti pijat.
Ina yang mengaku berasal dari Pemalang ini memutuskan pindah ke Tegal setelah bercerai dengan suaminya.
"Sejak dari Pemalang saya emang udah niat mau kerja beginian mas. Wong saya cuma lulus SMP, nyari kerja susah," ungkapnya.
Dirinya memang memilih tempat yang jauh dari lokasi tempat asalnya, meski di Pantura Pemalang juga sebenarnya ada panti pijat. Namun ia merasa lebih aman di Tegal karena jauh dari desanya.
"Dasar dunia memang sempit ya, lah kok setelah 6 bulan saya di Tegal malah ketemu suami saya di panti," kata Ina sambil tertawa kecil saat ditanya kisah paling lucu yang pernah ia alami.
Ina menceritakan kalau tamu yang datang memilih terapis lewat foto di meja kasir. Ia memang sengaja memasang foto khusus yang keliatan cantik.
"Ya ada lah sama temen diedit-edit dikit biar makin cantik. Makanya mantan suami saya pangling," ujarnya.
Ina melanjutkan, setelah memilih foto biasanya tamu akan memasuki kamar dan menunggu terapis di dalam kamar.
"Kayak disamber petir itu waktu liat tamu yang di kamar mantan suami saya. Dia juga kaget liat saya," lanjut Ina.
"Ya udah akhirnya kita ngobrol aja, ya sambil ledek-ledekan. O...ternyata kamu suka begini ya...saya bilang gitu ke mantan suami," tambahnya.
Karena sudah kadung di dalam kama akhirnya jadilah Ina mijit mantan suaminya.
Di situlah kemudian mantan suami Ina mengajaknya berhubungan intim. Setelah tawar menawar akhirnya dapatlah kesepakatan harga.
"Saya kerjain dia mas, kan saya lagi datang bulan waktu itu. Pas uangnya sudah saya ambil, baru saya bilang kalo lagi haid," kisah Ina sambil tertawa.
"Karena saya kasihan lihat mantan suami yang kayak udah siap tarung, terpaksa akhirnya saya selesaikan pakai tangan," ungkap Ina sambil tertawa mengakhiri ceritanya.
Kisah dan cerita PSK Pantura memang kadang sering di luar perkiraan dan nalar.
Kehidupan mereka yang cukup kompleks dengan menyandang status buruk di masyarakat kerap menambah masalah dalam kehidupan mereka.
Beruntung Ina yang mangkal di panti pijat, tidak di lokalisasi yang pastinya lebih dinamis pola kehidupannya.***