Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Jerat Pidana Bagi Penambang dan Penadah Batuan di Daerah Aliran Sungai Kali Gung Tegal

Tim Suara Pantura 01•
Warung Pojok

SuaraPantura.com - Belakangan ini sempat marak ulah para penambang ilegal yang diduga melakukan aktivitas penambangan batu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Gung Tegal mulai dari manual hingga menurunkan alat berat ke lokasi.

Dalam beberapa video masyarakat yang beredar, tampak adanya aktivitas alat berat di DAS Kaligung Tegal, disinyalir beberapa oknum pengusaha terlibat dalam penambangan ilegal di DAS Kali Gung Tegal tersebut.

Meskipun barangkali mereka berdalih memiliki Ijin Usaha Pertambangan, namun Daerah Aliran Sungai jelas bukanlah objek Wilayah Ijin Usaha Pertambangan tersebut. Karena menambang di Daerah Aliran Sungai itu dilarang keras karena berpotensi merusak lingkungan.

Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi
Baca Juga · Warung Pojok
Dari Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar hingga Pembunuhan Kacab BRI, Jejak Sindikat Candy dan Dwi

Jerat pidana perusak lingkungan sendiri tak main-main. Pelaku kejahatan lingkungan tersebut bisa dikenakan jerat pidana pada Pasal 98 Ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit  Rp. 3 miliar  dan paling banyak Rp.10 miliar.

Bahkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara juga tegas mengenai penambang yang tak berijin.

Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya
Baca Juga · Warung Pojok
Corporate Secretary BNI, Kekayaan Okki Rushartomo Melonjak, Ini Rinciannya

Meskipun mereka memiliki ijin penambangan di tempat lain, namun jika sudah memasuki Daerah Aliran Sungai sudah jelas keluar dari koordinat wilayah usaha pertambangan, jadi mereka bisa dikenakan pasal penambang ilegal juga.

Pada pasal 158 UU tentang Pertambangan Mineral dan Batubara tersebut, disebutkan bahwa orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000 (Sepuluh Milyar).

MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026
Baca Juga · Warung Pojok
MAXstream Dikeluhkan Pengguna, Folaplay dan TVRI Jadi Solusi Nonton Piala Dunia 2026

Tak hanya Penambang, bagi para penadah hasil tambang ilegal juga bisa dijerat dengan pasal pidana yang tak kalah tegasnya.

Dalam UU no 4 tahun 2009 pula disebutkan pidana yang menjerat bagi para penadah atau penampung bahan tambang ilegal bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling
banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Gimana, Masih Berani menambang di Daerah Aliran Sungai Kali Gung Tegal?.
***


Dirangkum dari Diskusi Tematik LBH Tri Dharma Indonesia Tegal

Tags:
#tegal#batuan#pidana#jerat#penambang#daerah aliran sungai#penadah#kali gung
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…