Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Polda Jateng: Benda Logam di Tubuh Bocah Kendal Bukan Peluru Senjata Api

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Joglo Jateng

Suarapantura.com - Misteri benda logam yang bersarang di tubuh seorang bocah berusia 11 tahun di Kabupaten Kendal mulai menemui titik terang. Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) memastikan benda tersebut bukan peluru senjata api.

Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Yuliyanto, seusai gelar perkara di Mapolda Jateng, Sabtu (7/11/2026). Menurut dia, benda logam yang diangkat dari tulang iga korban berdiameter sekitar 4,5 milimeter, terlalu kecil untuk disebut sebagai proyektil senjata api.

"Kalau senjata api, itu proyektilnya tidak sekecil itu. Senjata organik Polri, itu besaran proyektilnya lebih besar," kata Yuliyanto.

Yuliyanto juga memastikan benda berwarna perak itu bukan serpihan atau pecahan proyektil, karena saat diangkat dari tubuh korban kondisinya masih utuh. Benda tersebut kini sedang diperiksa Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng untuk memastikan asal dan alat pelontarnya.

"Pelontar jenis apa belum tahu. Masih harus dicocokkan, sedang diperiksa di Labfor," ujarnya.

Progres Bendungan Jragung di Jateng Hampir 99 Persen, Siap Aliri 4.528 Hektare Sawah
Baca Juga · Jateng Pantura
Progres Bendungan Jragung di Jateng Hampir 99 Persen, Siap Aliri 4.528 Hektare Sawah

Polisi memastikan hanya ada satu benda logam di dalam tubuh korban dan tidak menemukan benda serupa di sekitar tempat kejadian perkara.

Peristiwa itu dialami bocah berinisial MTAI, 11 tahun, warga Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Ia terluka saat berada di arena pasar malam di Kompleks Rusun Brimob Batalyon A, Kecamatan Kaliwungu, pada Senin (2/11/2026) malam.

Saat hendak pulang bersama teman-temannya, korban tiba-tiba merasakan sakit di bagian belakang ketiak kanan. Ketika diraba, bagian yang sakit itu mengeluarkan darah. Pengunjung pasar malam kemudian melapor kepada petugas jaga, dan anggota Brimob segera membawa korban ke Rumah Sakit Darul Istiqomah (RSDI) Kaliwungu.

Karena keterbatasan perlengkapan, korban dirujuk ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan ada benda logam yang menempel di tulang iga. Tim medis kemudian mengangkat benda itu melalui operasi pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung, benda tersebut tidak mengenai organ vital.

Polisi Gerebek Solar Subsidi Ilegal di Kudus, 8 Orang Diamankan dan 4.000 Liter Disita
Baca Juga · Jateng Pantura
Polisi Gerebek Solar Subsidi Ilegal di Kudus, 8 Orang Diamankan dan 4.000 Liter Disita

Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengatakan kondisi korban sudah membaik setelah operasi. "Alhamdulillah, pengangkatan berjalan lancar. Kondisi anak saat ini sadar dan bisa diajak berkomunikasi dengan baik," kata Ratna, Kamis (5/11/2026).

Keluarga korban sempat mendapat informasi bahwa anak mereka terjatuh dan terluka karena terkena kawat. Namun kecurigaan muncul setelah hasil rontgen menunjukkan ada benda logam di dalam tubuh korban. Paman korban, Mujiono, mengatakan keluarga kemudian menghubungi saudaranya yang bekerja di Polres Kendal.

"Kalau kena kawat tidak ada serpihan di dalam tubuh," ujar Mujiono.

Menurut penuturan keluarga, saat hendak pulang terdengar suara letusan dan teman-teman korban berlarian. Namun, dari pemeriksaan sementara, polisi menyebut belum ada saksi yang mengaku mendengar suara letusan. Ramainya aktivitas pasar malam, termasuk suara musik dan hiburan, diduga menyulitkan pengunjung mengenali suara yang mencurigakan.

Pria Banyumanik Tewas Tenggelam di Sungai Gunungpati Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
Pria Banyumanik Tewas Tenggelam di Sungai Gunungpati Semarang

Sambil menunggu hasil pemeriksaan Labfor, polisi terus memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman-teman korban dan petugas jaga di lokasi. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan Labfor diharapkan menjadi petunjuk penting untuk mengetahui asal-usul benda logam yang melukai korban.

Sumber: Espos.id, Joglo Jateng

Tags:
#kendal#polda jateng#benda logam#pasar malam#labfor#kaliwungu
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…