Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Eks Tim Hukum Prabowo-Gibran Kritik Dewan Pers, Singgung Isu Audit AJI dan Akuntabilitas

Sabila JP•
Nasional

Ilustrasi Gedung Dewan Pers Sumber: dewanpers.or.id

Suarapantura.com - Praktisi hukum Luhut Parlinggoman Siahaan, yang dikenal sebagai bagian dari tim hukum Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, melontarkan kritik terhadap Dewan Pers terkait polemik yang berkembang mengenai Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Luhut menilai Dewan Pers harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menyikapi berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik, termasuk isu yang berkembang mengenai desakan audit terhadap AJI.

Menurutnya, lembaga pers tidak boleh menjadi penghalang terhadap pengawasan publik terhadap isu-isu yang dinilai memiliki kepentingan strategis bagi negara.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Sebagai praktisi hukum yang mengawal integritas konstitusi, saya tegaskan: jangan sampai putusan Dewan Pers justru menjadi instrumen administratif yang menghambat pengawasan publik atas isu-isu krusial bangsa," ujar Luhut dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Singgung Perpres Pertahanan Negara

Dalam pernyataannya, Luhut juga mengaitkan polemik tersebut dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025–2029.

Ia menyebut regulasi tersebut memuat berbagai bentuk ancaman nonmiliter yang menjadi perhatian pemerintah dalam menjaga ketahanan nasional.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Menurutnya, kebebasan pers tetap harus dijalankan sejalan dengan prinsip tanggung jawab dan kepentingan bangsa.

Minta Dewan Pers Bersikap Akuntabel

Luhut menegaskan negara hukum menuntut adanya transparansi dalam setiap proses yang menyangkut kepentingan publik.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Ia berharap mekanisme penyelesaian sengketa pers tidak dimanfaatkan untuk menghambat pengawasan masyarakat terhadap isu-isu yang sedang menjadi perhatian.

"Kami menuntut akuntabilitas. Jangan sampai Dewan Pers justru melindungi pihak-pihak yang menjadi ancaman nyata bagi kedaulatan moral negara," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Dewan Pers maupun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) terkait pernyataan yang disampaikan Luhut Parlinggoman Siahaan.

Tags:
#Luhut Parlinggoman Siahaan#Aliansi Jurnalis Independen#prabowo subiannto#gibran rakabuming raka
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…